Tanggal :10 December 2022

Menelusuri Keindahan Negeri Laskar Pelangi (Part II)

Perjalanan Menelusuri Keindahan Negeri Laskar Pelangi masih terus berlanjut. Setelah kegiatan bimtek hari ke-2 di Kabupaten Belitung Timur selesai, kami langsung melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Belitung. Namun sebelum pergi, saya dan tim menyempatkan untuk mengunjungi “PATUNG DEWI KWAN IM” di desa Burong Mandi Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur. Selain sebagai tempat ibadah, kelenteng ini juga menjadi salah satu destinasi objek wisata religi di Kabupaten Belitung Timur karena mempunyai bangunan yang luas dan besar, juga berada diatas bukit yang memiliki pemandangan indah dan panorama alam yang cantik, khususnya Pantai Burung Mandi. Para pengunjung yang memasuki kelenteng ini harus siap menaiki puluhan anak tangga dan akan menjumpai beberapa tempat sembahyang. Tak lupa pula kami mengunjungi Pantai Burung Mandi yang sangat mempesona. 

Setelah mengunjungi Pantai Burung Mandi kami mengunjungi SD Muhammadiyah Gantong yang merupakan tempat syuting film “Laskar Pelangi”. Tenarnya film ini membuat SD Muhammadiyah Gantong menjadi objek wisata masyarakat yang penasaran dengan suasana tempat Andrea Hirata mengenyam pendidikan dasar. Lokasi sebenarnya memiliki akses yang cukup sulit ditempuh wisatawan sehingga bangunan ini dipindahkan.

Kunjungan laskar pelangi berakhir dilanjutkan saya dan tim bertolak ke Kabupaten Belitung untuk melaksanakan Bimbingan Teknis Smart City di sana. Sejak timbulnya film Laskar Pelangi yang mengambil tempat di Belitung, keindahan Belitung mulai dikenal tidak sedikit orang dan akhirnya kini menjadi salah satu tujuan liburan favorit untuk para wisatawan dan Pulau Belitung dijuluki Negeri Laskar Pelangi. Pulau Belitung terbagi menjadi 2 kabupaten yakni Kabupaten Belitung yang beribu kota di Tanjung Pandan dan Belitung Timur yang beribu kota di Manggar. Kabupaten Belitung mempunyai iklim tropis dan basah dengan variasi curah hujan bulanan antara 3,3 mm sampai 691,6 mm.

Kegiatan Bimbingan Teknis Smart City Kabupaten Belitung bisa dikatakan sebagai puncaknya, sebelum melaksanakan bimtek pada hari Kamis dan Jum’at. Rabu, 13 Oktober 2021, saya dan tim menelusuri keindahan laut Belitung. Kami tidak melewatkan kesempatan untuk snorkeling. Sebelum snorkeling, kami menikmati perjalanan dengan melewati perairan Pulau Kepayang, sisi kanan Pulau Lengkuas, perairan Pulau Batu Garuda, perairan Pantai Tanjung Tinggi dan perairan Pulau Pasir. Ada banyak destinasi menarik di Belitung yang bisa dijelajahi wisatawan. Salah satu ikon paling terkenal di Belitung adalah Pulau Lengkuas. Pulau yang berada di wilayah Kecamatan Sijuk ini menawarkan berbagai panorama yang memanjakan mata. Dengan luas sekitar satu hektar, Pulau Lengkuas jadi ikon pariwisata favorit di  Belitung. Landmark Pulau Lengkuas adalah menara mercusuarnya yang dibangun saat zaman belanda sekitar 1882 oleh ZM Willem III. Wisatawan yang menaiki mercusuar kuno ini dibatasi hanya enam orang. Dari atas mercusuar terlihat banyak spot menarik untuk diabadikan, seperti pemandangan laut Belitung, Pulau Garuda, Pulau Perkasa, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Disana juga terdapat Mercusuar Pulau Lengkuas. Mercusuar Pulau Lengkuas adalah sebuah mercusuar yang terletak di Pulau Lengkuas, Kepulauan Bangka Belitung. Mercusuar tersebut dibangun pada tahun 1883 dan memiliki 57 meter dan lingkar 61 meter. Mercusuar tersebut berbentuk menara besi 16 sisi berwarna putih dengan lentera dan galeri, terletak di lepas titik utara pelabuhan Belitung.

https://id.wikipedia.org/wiki/Mercusuar Pulau Lengkuas 

Perjalanan Hari itu masih berlanjut, sebelum pulang ke penginapan, kami menyempatkan untuk menyantap makanan seafood khas belitung dan mampir ke Nostalgia Film Laskar Pelangi di Pantai Tanjung Tinggi. Pantai ini berbentuk lekukan busur derajat yang dengan diameter kira-kira 100 m dengan susunan batu-batu granit yang ada di dua sisi pantai. Sepanjang pantai pengunjung akan melihat panorama pemandangan yang mengesankan dan unik dari pantai – pantai yang ada. Pasirnya putih dan airnya jernih, kita dapat berenang karena gelombang lautnya kecil dan lambatnya arus air laut, tapi yang lebih menarik adalah sedikitnya perbedaan antara pasang naik dengan pasang surut.

https://www.finroll.com/toptier-city-guides/pariwisata/destinasi/keindahan-belitung-di-negeri-laskar-pelangi-belitung/

 Keistimewaan dari pantai ini adalah batu granit yang beraneka ragam ukurannya, dari yang hanya beberapa meter kubik hingga ratusan meter kubik. Saat matahari mulai terbenam pantai tanjung tinggi akan memancarkan pesona kecantikan yang luar biasa. Dengan keindahan pantai yang memiliki khas tersendiri sehingga membuat pantai tanjung tinggi banyak dikenal oleh para wisatawan luar daerah maupun luar negeri. Pantai Tanjung Tinggi ini pernah dijadikan lokasi syuting film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, jadi tak jarang para wisatawan luar menyebut Pantai Tanjung Tinggi ini dengan sebutan pantai Laskar Pelangi.

Jika kita baru melihat kondisi underwater di Pantai Tanjung Tinggi, kita akan disambut oleh ratusan hingga ribuan ikan Atherinomorus sp. yang berkelompok membentuk formasi artistik (schooling). Kita juga akan menjumpai lapisan lamun yang didominasi oleh jenis Cymodocea, ditemukan pula jenis Thalassia dan jenis lamun Halophila namun jumlahnya sangat sedikit. Terlihat lapisan makroalga yang didominasi oleh Padina dan Sargassum. Kadang dijumpai pula jenis makroalga Turbinaria. Semakin ke arah tengah dan perairan lebih dalam, kita baru akan menjumpai karang massif kemudian diikuti oleh jenis terumbu karang lainnya. 

Pada hari berikutnya, Kamis, 14 Oktober 2021, saya dan tim melaksanakan Bimbingan Teknis ke-3 Penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Belitung.  Sesi awal diisi kami yang menampilkan pemaparan materi tentang Profil Quick wins dilanjutkan dengan Materi Manajemen Resiko dan pengisian masing-masing form.

Setelah agenda bimtek selesai, saya dan tim mengunjungi Bukit Peramun. Bukit peramun berada di 129 mdpl. Kita dapat menemukan batu granit menakjubkan dengan bentuk yang sangat besar di puncak bukit. Secara administratif Bukit Peramun terletak di Desa Selumar, Kecamatan Sijuk, berjarak +21 km dari pusat kota. Saat ini Bukit Peramun telah menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang ingin melihat dan merasakannya. Kerennya, tidak kurang dari 147 jenis pohon dapat ditemukan di sini dan beberapa di antaranya telah menggunakan kode QR untuk informasi data. Pada malam hari, wisatawan dapat mengamati Tarsius Bancatus Saltator dan dipandu oleh pemandu profesional. Selain itu wisatawan dapat menyusuri jalan setapak/tratto, melihat lima goa di sekitar Bukit Peramun, Rumah pohon dan Jembatan gantung. Lokasi ini merupakan salah satu tempat yang sangat cocok bagi Anda yang suka berburu sunrise dan sunset.

Next day, pada tanggal 15 Oktober 2021 bisa disebut sebagai hari terakhir dari segala rangkaian Pelaksanaan Bimbingan Teknis Smart City Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Pada bimtek hari terakhir ini kami membahas rekapitulasi hasil diskusi kawasan sebelumnya dan mengisi kertas kerja Program Pembangunan Smart City Kawasan. Sepulangnya dari bimtek, sebelum meninggalkan Belitung kami menyempatkan untuk mengunjungi GIC atau yang lebih dikenal dengan Belitung Geopark Information Center. Belitong Geopark Information Center (GIC) yang terletak di Jalan Seroja Kelurahan Tanjung Pandan mulai beroperasi sejak 10 Februari 2020. Tujuan didirikannya GIC adalah agar setiap turis yang datang ke Belitung bisa datang ke GIC terlebih dahulu. Saat datang ke GIC wisatawan bisa mendapatkan informasi yang jelas tentang Geopark dan Belitung secara keseluruhan. Pengelolaan Geopark Belitong tidak dibatasi oleh pembagian wilayah administrasi, Belitung dan Belitung Timur, namun Belitung secara keseluruhan. Saat ini Pulau Belitung sudah memiliki 17 geosite. Geopark Information Center ini dibuka setiap hari.

Hari Senin sampai sabtu kecuali jumat GIC dibuka mulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Sedangkan pada hari minggu GIC buka pada jam 9 pagi hingga jam 12 siang. Belitong GIC sendiri sudah didatangi oleh puluhan rombongan wisatawan. Tercatat dalam data pihak GIC, tidak hanya wisatawan lokal yang berkunjung, namun juga wisatawan dari mancanegara. Geopark Information Center (GIC) memiliki banyak sekali informasi seperti tentang Woman In Geopark, Belitong Geopark Contributing to the Sustainable Development Goals (SDG’s), dan Mitigation Efforts.

Ada pula informasi tentang Batu Granit Trias Tanjung Kelayang, Geological Site, The Heath Forest, Nature Heritage, Sepiak dan Billiton (Belitung Peppercorn) dan masih banyak informasi menarik lainnya. Saat kedatangan saya dan tim ke GIC sedang dalam masa pembangunan masjid dan WC sehingga nanti ketika wisatawan berkunjung tentu akan lebih nyaman.

Selanjutnya penutup di hari terakhir kami di Belitung adalah mengunjungi The Juru Seberang Offshore Former Tin Mine Geosite. The Juru Seberang Offshore Former Tin Mine Geosite merupakan Geowisata dan ekowisata “Taman Mangrove Belitung” (Belitung Mangrove Park), Hortikultura, Camping Ground, Sumur goa dan Tengok Pulau, model pengelolaan kawasan eks-tambang timah berbasis konservasi di kawasan perkotaan.

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4476617/punya-bukit-peramun-dan-hutan-juru-seberang-belitung-harap-dijadikan-destinasi-super-prioritas-ke-6

Perjalanan yang sungguh menakjubkan selama 7 hari yang luar biasa. Belitung dan Belitung Timur dengan segala keramahannya menyambut kami dengan sangat baik. Perjalanan yang membuat saya tidak henti mengucap rasa syukur dan takjub akan keindahan alam dan potensi yang dimiliki Belitung.  Pengalaman mengunjungi Laskar Pelangi membuat saya teringat akan pesan dari film ini tentang “Bermimpi” bahwa jangan takut untuk bermimpi dan berusahalah sekuat tenaga untuk meraih semua mimpi-mimpi tersebut.

“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”

Andrea Hirata, Sang Pemimpi

 

“Mungkin perjalanan ini akan membawa mu dalam kelelahan, frustasi dan sakit namun perjalanan ini akan mengantarkanmu pada keindahan alam dan mengenal siapa kamu dan siapa tuhanmu”

– Bukit Peramun Belitong, beauty of nature.

Penulis: Mentari Destriani

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »