Tanggal :21 May 2022

Pitching: Memikat Investor, Menggaet Audiens

Source: Business Insider Africa

Pitching adalah strategi untuk mengkomunikasikan ide-ide dan inovasi baru agar mendapatkan dukungan dari audiens terhadap ide-ide yang disampaikan. Dalam dunia bisnis, fungsi pitching adalah untuk meyakinkan pihak lain, seperti calon klien, partner bisnis, atau calon investor.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan pitching adalah:

1.Menentukan Target Audiens

Analisis demografis bertujuan untuk membantu Kamu memilih kosakata dan gaya bahasa yang tepat sasaran selama presentasi nanti. Setelah mengetahui target audiens, kenali orang-orang tersebut apakah termasuk kategori yang awam atau belum akrab dengan bisnis atau termasuk ke posisi manajerial dengan tingkat yang lebih professional. 

2.Menampilkan Visualisasi Data

Data ditampilkan berurutan untuk menunjukkan growth, jika suatu statistik cukup penting untuk disampaikan, statistik dapat dibuat dalam slide terpisah agar lebih mudah diingat dan lengkap penyampaian informasi pentingnya. Kamu bisa memanfaatkan pemformatan yang kreatif untuk meng-highlight angka yang Kamu ingin investor lihat, jika tidak ada informasi lain di slide tersebut.

3.Menetapkan Headline dan Isi secara Singkat

Pastikan panel audiens sudah mendapatkan 2-3 info paling penting mengenai ide utama di 30 detik pertama presentasi. Semakin cepat perhatian audiens diperoleh, maka semakin baik pula hasil dan respon yang diperoleh dan usahakan untuk menggunakan kalimat yang mudah dimengerti oleh audiens. 

Setelah membaca persiapan untuk melakukan pitching seperti informasi di atas, selanjutnya harus diperhatikan pula beberapa hal yang harus dihindari saat melakukan pitching adalah:

1.Struktur Cerita yang Kurang Menarik

Kesalahan pertama yang kerap kali dilakukan ketika melakukan pitching adalah struktur cerita yang kurang menarik. Cerita adalah salah satu bagian yang sangat penting ketika memperkenalkan diri pada orang lain, khususnya saat melakukan pitching agar calon klien bisa mengerti tentang produk atau bisnis yang sedang dibangun. Maka dari itu, Kamu harus menceritakannya dengan cerita yang jelas, runtut, dan mudah untuk dimengerti.

2.Terlalu Banyak Informasi

Pitching dilakukan dengan durasi waktu yang singkat dan terbatas. Karena itu, Kamu harus membuat presentasi yang tepat dan proporsional. Kurangi berbagai penjelasan yang kurang penting dan fokus pada potensi dari produk atau bisnis Kamu. Hindari memberikan informasi multitafsir yang bisa membuka peluang kesalahpahaman.

3.Kurangnya Pemahaman Materi

Materi yang dipersiapkan harus dipahami secara menyeluruh. Penguasaan materi dan kepercayaan diri saat melakukan pitching akan memberikan kesan yang baik kepada investor maupun klien. Materi juga sebisa mungkin disampaikan secara efisien dan tidak bertele-tele agar mudah dipahami oleh audiens.

Apakah Smart People sudah pernah melakukan pitching sebelumnya? Apakah kamu sudah mempersiapkan pitching yang baik agar bisa mendapatkan investor dan menggaet followers?

Penulis: Mia Patricia | Ilustrator: Rizky Sabilurrasyid

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »