Tanggal :2 July 2022

Voice Search dengan Segala Manfaatnya

Zaman dulu kita harus membuka suatu aplikasi di perangkat, entah mobile maupun PC, kemudian mengetikkan kata kunci agar PC atau ponsel memberikan yang hasil yang kita mau. Saat ini, zaman sudah semakin maju, mengetikkan kata kunci dapat digantikan dengan perintah suara atau Voice Search. Lihatlah betapa canggih Siri, Alexa, dan Google Assistant dalam urusan Voice Command atau Voice Search ini.

Voice Search atau penelusuran suara berkembang sangat pesat beberapa tahun terakhir. Terlebih dengan hadirnya Voice Search Google Home, Alexa, dan Siri, penggunaan Voice Search melonjak drastis. Kini Voice Search disempurnakan dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), yang membuat kinerjanya semakin mengagumkan.

Voice Search pada dasarnya bekerja berdasar teknologi pengenalan suara (speech recognition). Terdapat istilah dalam teknologi pengenalan suara yang dikenal sebagai fon dan fonem. Fon adalah karakter huruf misal m, o, b, i, l sementara fonem merupakan blok suara kata diciptakan.

Teknologi pengenalan suara mengkombinasikan fon dan fonem untuk mengubah ucapan menjadi rangkaian huruf dan kata yang dapat dimasukkan ke dalam konteks. Otak manusia mampu melakukan ini dalam mikrosekon, tetapi teknologi pengenalan suara harus memanfaatkan algoritma dan problem-solving agar mampu mendapatkan suatu pemahaman.

Mudahnya seperti ini, ketika Smart People memanggil asisten pintar “Hey Google, cari restoran pizza di sekitar sini”, maka program Voice Search akan menggunakan teknologi pengenalan suara dalam mengidentifikasi kata dan menaruh kata-kata tersebut ke dalam database pencarian untuk kemudian memberikan hasil yang paling relevan.

Google menyimpan ucapan yang dikeluarkan oleh pengguna Voice Search. Ucapan-ucapan tersebut kemudian dikumpulkan dan disimpan dalam database/cloud untuk memperkaya database. Semakin kaya database yang dimiliki, semakin akurat hasil yang bisa diberikan Google ke depannya.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan dengan Voice Search, diantaranya adalah mencari informasi di internet, meminta petunjuk arah/direction, meminta informasi cuaca, memutar musik atau video, membuka aplikasi, memeriksa email, melihat skor pertandingan olahraga, menemukan jokes/lelucon dan masih banyak lagi.

Voice Search pada tahun 2022 diperkirakan akan banyak diminati perusahaan maupun brand yang akan memanfaatkan Voice Search dalam website maupun konten mereka untuk mengarahkan konsumen menuju situs mereka dan bertujuan untuk meningkatkan SEO (Search Engine Optimization) mereka.

Semakin bergantungnya manusia pada gadget, semakin cepat pula waktu yang dibutuhkan perangkat untuk dapat memberikan hasil pencarian yang paling relevan bagi pengguna. Bahkan, diprediksikan website yang bisa menerapkan Voice Search pada web development dengan baik akan mampu menaikkan trafik pengunjung website menjadi berkali lipat. Voice Search pada masa depan akan menjadi pertimbangan besar bagi SEO website. Maka dari itu, mengoptimasi website dengan menambahkan fitur Voice Search dipastikan akan menjadi trend web development yang semakin diminati di masa depan. Lalu, seberapa sering Smart People menggunakan fitur ini? 

Penulis: Wanda Marissa | Illustrator: Arsy Eric

References

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »