Tanggal :14 August 2022

Teknologi IoT Dukung Implementasi Smart Farming

Design by: Arsy Eric

Salah satu tantangan dalam pertanian di Indonesia adalah bagaimana meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Peningkatan produktivitas ini menjadi keharusan, karena lahan pertanian menunjukkan tren penyusutan. Peningkatan produktivitas lahan pertanian dapat dilakukan dengan menerapkan teknologi, antara lain dengan pertanian pintar (Smart Farming).

Smart Farming merupakan konsep pengelolaan pertanian yang menggunakan teknologi maju (dalam hal ini teknologi informasi dan komunikasi atau ICT), untuk melacak, memantau, mengotomatisasi, dan menganalisis jalannya operasi. Internet of Things (IoT) menjadi bagian penting dalam Smart Farming, bersama-sama teknologi lainnya seperti komputasi awan (Cloud Computing) dan data analytics.

Teknologi IoT dapat diartikan sebagai segala jenis perangkat yang ditanami chip dan sensor serta instrumen yang terhubung lewat jaringan data, baik ke sesama perangkat IoT lainnya maupun ke perangkat komputasi lain, misalnya server, komputer, atau perangkat bergerak (ponsel). Perangkat IoT ini biasanya berfungsi untuk mengumpulkan data, yang kemudian dikirim ke server atau layanan Cloud untuk dianalisis lebih lanjut. Terkadang, sebagian atau seluruh data ini juga dapat diolah secara lokal, untuk mempercepat proses ketika perangkat IoT memerlukan hasil pengolahan data secara lebih cepat.

Dengan penerapan Smart Farming berbasis IoT, dapat digunakan untuk memantau keadaan lahan pertanian secara real-time. Pemantauan ini menggunakan sensor tanah, cuaca, teknologi UAV atau drone. Selain itu, akan memungkinkan untuk menargetkan operasi pertanian konvensional serta ada pendongkrak baru untuk meningkatkan tren pertumbuhan / umum lainnya dalam pertanian, seperti pertanian keluarga, pertanian organik, dan juga sebagai pendorong pertanian yang sangat transparan.

Berbicara mengenai masalah lingkungan, Smart Farming  berbasis IoT memberikan manfaat besar, seperti optimalisasi input dan perawatan, penggunaan air yang lebih efisien, dan masih banyak lagi. Diketahui saat ini, bahwa adopsi solusi IoT di bidang pertanian terus tumbuh dan ukuran pasar Smart Farming global juga berkembang pesat. 

Ketika solusi IoT diintegrasikan dengan sukses, hal  ini memungkinkan untuk perluasan Smart Farming secara global ke daerah-daerah terpencil dan menawarkan banyak manfaat lain yang dapat diperoleh dengan menggunakan teknologi terbaru.

Implementasi Smart Farming berbasis IOT dapat menyelesaikan masalah pertanian dengan solusi yang efiesien dan layak digunakan, serta memperbaiki efektivitas hasil pertanian agar dapat bersaing di pasar ekonomi modern.

Penulis: Wanda Marissa | Ilustrator: Arsy Eric

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »