Tanggal :10 December 2022

Smart Economy menjadi salah satu dimensi penting dalam Smart City

Smart Economy merupakan salah satu dimensi dari konsep smart city. Dimensi ini sebagai cara dalam mewujudkan ekosistem yang mendukung aktivitas ekonomi yang selaras dengan sektor ekonomi unggulan daerah yang adaptif terhadap perubahan di era informasi saat ini, serta meningkatkan financial literacy masyarakat melalui berbagai program diantaranya mewujudkan less-cash society. 

Adapun tiga elemen dalam smart economy, yaitu ekosistem industri, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan ekosistem transaksi keuangan, (Kominfo, 2020). 

Menurut smart city Depok, tujuan smart economy adalah untuk meningkatkan penataan industri primer, sekunder, dan tersier dan membangun ekosistem keuangan, sebagai berikut, (smartcity.depok, 2022):

  • Membangun industri ekonomi kreatif dengan menciptakan iklim kondusif yang mendukung berkembangnya wirausaha baru antara lain dengan menyusun rencana induk industri kreatif;
  • Meningkatkan inovasi, akses, daya saing, dan jejaring koperasi dan usaha mikro;
  • Memperluas pemanfaatan perdagangan elektronik (e-commerce) yang mendukung berkembangnya iklim kewirausahaan di Daerah Kota;
  • Mengembangkan potensi pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat yang terdapat di wilayah Daerah Kota, dan;
  • Menata pengelolaan pasar tradisional dan pasar modern berbasis data dan teknologi informasi yang memudahkan pembeli dan penjual untuk memperoleh informasi dan bertransaksi.

Smart Economy atau ekonomi cerdas (inovasi dan persaingan) ditandai dengan semakin tinggi inovasi-inovasi baru yang ditingkatkan maka akan menambah peluang usaha baru dan meningkatkan persaingan pasar usaha/modal. 

Perwujudan dari smart economy adalah apabila Kota Jakarta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk peningkatan kegiatan ekonominya, (Purnama, 2020).

Penerapan Smart Economy di Wilayah Ibukota 

Kota cerdas tentulah harus memiliki program-program yang mendukung smart economy. Salah satunya yaitu Jakarta sebagai Ibukota Indonesia yang memiliki beberapa program dalam pengembangan smart economy, yaitu (smartcity.jakarta, 2022): 

1. Jakpreneur

Sebagai wadah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) di Jakarta yang mendukung kreasi dan kolaborasi dalam sebuah ekosistem kewirausahaan. 

Para pelaku UMKM melalui Jakpreneur akan mendapat pelatihan, pendampingan, pemasaran, hingga permodalan. Informasi dan pendaftaran Jakpreneur dapat diakses melalui aplikasi JAKI.

2. JakPangan

Fitur pada aplikasi JAKI ini menampilkan informasi harga pangan pokok di Jakarta. Kamu dapat membandingkan harga pangan di tiap pasar, sehingga kamu dapat lebih hemat ketika berbelanja. 

3. Portal Jaknaker

Portal yang berisi lowongan-lowongan pekerjaan dan magang untuk memudahkan warga Jakarta mencari pekerjaan. Kamu juga dapat mencari informasi pelatihan untuk pengembangan kariermu. Portal ini juga dapat diakses melalui aplikasi JAKI.

4. JakOne Pay 

Pada aplikasi JakOne Pay yakni bekerjasama dengan Bank DKI, JakOne Pay hadir sebagai alternatif pembayaran non-tunai yang bisa diakses di aplikasi JAKI. Dengan pembayaran non-tunai ini, kamu dapat lebih praktis bertransaksi dan tentu saja lebih aman karena tidak bersentuhan dengan uang tunai selama masa pandemi ini.

5. Kartu JakLingko

Kartu JakLingko merupakan satu kartu yang dapat digunakan untuk pembayaran terintegrasi di berbagai moda transportasi umum di Jakarta, mulai dari bus Transjakarta hingga angkot Mikrotrans. 

Oleh karena itu, dengan adanya teknologi pada bidang ekonomi menjadi indikator smart economy dalam mengubah kualitas hidup masyarakat untuk semakin meningkat. 

Sehingga masyarakat diimbau dapat memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai upaya berinovasi, berkreasi, kewirausahaan, produktivitas dan kemampuan untuk bertransformasi, (Purnama, 2020). 

Reference

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »