Tanggal :21 May 2022

PNS Digantikan AI, Bagian dari Digitalisasi Pemerintahan?

Sumber: Sekretariat Kabinet

Halo Smart People, mungkin beberapa dari Kamu telah mendengar bahwa ada kemungkinan PNS diganti dengan artificial intelligent (AI). Apakah benar dengan adanya rencana ini, maka pelayanan publik tidak perlu mendatangi kantor lagi? Pemerintah memang berencana menggantikan posisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan artificial intelligent (AI). Walau demikian, tidak semua PNS akan digantikan oleh AI, akan ada kolaborasi antara sumber daya manusia dengan teknologi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan soal rencana PNS digantikan dengan kecerdasan buatan. Bahkan, BKN sudah memetakan formasi PNS mana saja yang akan digantikan AI. Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyinggung ini pada 2019 yang ingin mengganti beberapa jabatan birokrasi dengan artificial intelligent (AI).

Formasi PNS yang akan digantikan menjadi kecerdasan buatan sudah disesuaikan dengan standar yang berlaku dalam undang-undang. Pekerjaan yang sifatnya administratif, rutinitas dan repetitif serta memiliki prosedur operasi standar yang jelas menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku dapat digantikan dengan teknologi. 

Beberapa sektor PNS yang bisa digantikan AI akan lebih menguntungkan masyarakat dan juga pemerintah. Misalnya PNS pengurusan KTP dan yang berada di samsat, penggantian tersebut akan menguntungkan untuk pemerintah karena beban negara berkurang dengan adanya pengurangan PNS dan masyarakat terutama dalam pembuatan KTP dan samsat bisa terbebas dari praktek pungli yang masih sering terjadi.

Karena adanya pandemi Covid-19 maka proses transformasi digital birokrasi semakin dipercepat. Terutama untuk pelayanan yang selama ini sulit untuk dilakukan secara fisik oleh PNS. Bahkan jumlah PNS yang direkrut setiap tahunnya sudah lebih rendah dari jumlah PNS yang pensiun. Kekurangannya digantikan dengan pelayanan digital kepada masyarakat. Dengan demikian, maka formasi PNS tidak akan sebanyak sebelumnya, sehingga proses percepatan digitalisasi birokrasi di pemerintah bisa terus berlanjut.

Jika dilihat dari buku statistik ASN per Juni 2021, jumlah pegawai abdi negara memang mengalami penurunan sejak tahun 2016. Ini membuktikan rencana pemerintah menggantikan PNS dengan artificial intelligent (AI) memang nyata. Jumlah PNS berstatus aktif per 30 Juni 2021 adalah 4.081.824 terdiri dari PNS bekerja pada instansi pemerintah pusat sebanyak 949.050 (23%) dan PNS yang bekerja pada instansi pemerintah daerah berjumlah 3.132.774 (77%) mengalami penurunan 3,33 % dibandingkan dengan 31 Desember 2020. 

Bagaimana pendapat Kamu terkait perubahan ini, Smart People? Apakah Kamu juga merasa bahwa beberapa posisi tersebut lebih cocok digantikan oleh AI?

Penulis: Mia Patricia | Illustrator: Rizky Sabilurrasyid

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »