Tanggal :24 May 2022

Pesona Hallgrímskirkja, Gereja Terbesar di Islandia

Sumber: Globe City Guide

Hallgrímskirkja adalah gereja sekaligus ikon kota yang berada di Reykjavik, Islandia. Gereja ini dirancang pada tahun 1937 oleh Guðjón Samúelsson, seorang arsitek yang dikenal karena kombinasi gaya arsitektur kontemporernya yang jenius dengan citra tradisional Islandia yang terinspirasi dari lanskap dan geologi negara.

Sumber: Raybun Tours

Hallgrímskirkja adalah nama yang diambil dari penyair terkenal Islandia, Hallgrímur Pétursson. Gereja ini membutuhkan waktu 41 tahun untuk diselesaikan, konstruksinya dimulai pada tahun 1945 dan ditahbiskan pada tahun 1986. Dalam pembuatannya, Guðjón terinspirasi oleh pegunungan terjal, gletser, dan gunung berapi, lalu mencoba menciptakan ‘gaya arsitektur Islandia’ dengan menggunakan elemen ini sebagai inspirasi dari desain Hallgrímskirkja. 


Proporsi ramping, garis minimal, dan finishing granit putih kasar membuat seluruh struktur tampak tinggi dan minimalis. Karena pada saat itu Reykjavík baru dalam pengembangan konstruksi, beton sedang menjadi bahan populer di seluruh bagian dunia. Beton juga dikenal sebagai bahan yang tangguh dalam cuaca yang ekstrim. Guðjón mengambil kesempatan ini dan menggunakannya dalam membangun Hallgrímskirkja.

Sumber: Nathalie, Unsplash

Interiornya berupa arsitektur katedral bergaya gothic tradisional dengan pilar-pilar besar yang naik dari dinding untuk mendukung langit-langitnya yang melengkung. Kurangnya warna atau dekorasi pada bagian interior akan menambah perasaan pengunjung seperti berada di istana es daripada di dalam gereja.

Sumber: John Salvino, Unsplash

Salah satu fitur interior gereja yang paling menonjol adalah organ pipa setinggi 15 meter dengan berat 25 ton karya Johannes Klais dari Bonn. Organ terdiri dari lebih dari 5000 pipa dengan tinggi 15 meter. Organ ini juga memiliki 5.275 pipa yang dapat menghasilkan beragam jenis suara. Pembuatannya telah diselesaikan pada tahun 1992, fitur ini membuat gereja menjadi situs populer untuk pertunjukan musik.

Sumber: Wallpapercrave

Pengunjung gereja tak hanya dapat mengagumi interior dan organ raksasa, namun juga bisa naik ke menara gereja. Dari menara terlihat jelas keindahan Reykjavik yang tampak sejauh mata memandang. Sedangkan di depan gereja berdiri patung dari Leifur Eiriksson, seorang penemu benua Amerika berkebangsaan Islandia.

Menara observasi di gereja menjadi tempat yang populer bagi para fotografer untuk memotret ibu kota yang penuh warna hingga pelabuhan dan pegunungan yang tertutup salju. Tak hanya itu, Hallgrímskirkja juga menyelenggarakan banyak acara budaya seperti konser dan pameran seni sepanjang tahun yang menarik sejumlah besar orang dari seluruh dunia.

Hallgrimskirkja siap menyambut wisatawan yang ingin melihat arsitektur gereja dari dalam, serta memanjat menara untuk melihat pemandangan Reykjavik. Dilansir dari agoda.com, jam buka gereja di musim dingin dari pukul 09:00 sampai 17:00 dari bulan Oktober sampai April. Menara tutup pada pukul 16:30 selama musim dingin. Selama musim panas, yang berlangsung dari Mei hingga September, gereja dibuka untuk tur mulai pukul 09:00 sampai 21:00. Menara ini buka hingga pukul 22:30 selama musim panas. Tiket masuknya adalah 800 króna (Rp.77.000) untuk dewasa dan 100 króna (Rp.9.000) untuk anak-anak usia 7 hingga 16 tahun.

Ditulis Oleh Mia Patricia

Referensi:

https://travel.detik.com/international-destination/d-2880854/gereja-keren-di-islandia-berbentuk-seperti-organ-raksasa

https://www.agoda.com/id-id/blog/architecture-in-iceland-cathedrals-homes-daytrips-from-reykjavic?cid=1844104

https://www.re-thinkingthefuture.com/case-studies/a3106-hallgrimskirkja-by-gudjon-samuelsson-the-largest-church-in-iceland/

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »