Tanggal :4 June 2023

Penerapan TIK dan Smart City Membawa Kemudahan di Kehidupan

Penulis: Rizky Nur Rachman

Penerapan-TIK-dan-Smart-City

Pertengahan April tahun ini Ministry of Science and ICT pemerintah Korea Selatan mengadakan acara World IT Show 2023 di Digital Innovation Hall COEX, Seoul. 

World IT Show 2023 merupakan ajang pameran, konferensi dan penghargaan di bidang industri TIK dan dunia digital. Berbagai perusahaan dari seluruh penjuru dunia ikut berpartisipasi dalam acara ini untuk berkonsultasi tentang industri TIK, termasuk PT Telkom dari Indonesia. 

World IT Show 2023 mengusung tema Changing our life, K-Digital, sebagai ungkapan bahwa perkembangan TIK dan dunia digital saat ini membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi kehidupan manusia.

Kemajuan TIK pada saat ini memang memberikan pengaruh yang besar ke berbagai bidang kehidupan dan industri, salah satunya dalam pengembangan Smart City. Smart City merupakan sebuah konsep penataan sebuah kota yang terstruktur dan berkelanjutan, dengan didukung oleh penggunaan TIK yang sesuai. 

Menurut Buku Panduan Gerakan Smart City dari Kominfo mengacu pada framework yang dikembangkan oleh Citiasia inc, Smart City di Indonesia memiliki 6 dimensi di dalamnya, yaitu smart governance, smart living, smart economy, smart society, smart environment, dan smart branding. 

Di Indonesia penggunaan TIK dalam pengembangan Smart City di kota-kota seluruh penjuru negeri sudah gencar dilakukan. Hal tersebut didukung dengan adanya program Gerakan Menuju 100 Smart City dari pemerintah pusat dalam memanfaatkan TIK untuk menjawab masalah yang ada di pemerintahan daerah.  

Sejak 2017 program Gerakan Menuju 100 Smart City berjalan, sudah banyak Kabupaten/Kota di Indonesia yang mendapatkan manfaat dari penerapan TIK dan Smart City di daerahnya. Sebagai contoh, Kabupaten Mojokerto pada dimensi smart branding memiliki program situs khusus untuk pariwisata di Kabupaten Mojokerto. 

Menurut Fitrah Rachmat Kautsar, CEO dari Citiasia Inc yang ditunjuk sebagai pembimbing Smart City Kabupaten Mojokerto, daerah ini memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata jika bisa memaksimalkan branding daerahnya dengan baik. Hadirnya situs pariwisata tersebut tentu akan membantu branding objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Contoh dari daerah lain bisa dilihat dari Kabupaten Jombang yang juga menjadi salah satu daerah peserta Gerakan Menuju Smart City tahun 2022. Program unggulan Kabupaten Jombang dalam memanfaatkan TIK dan konsep Smart City ada dalam dimensi smart governance di aplikasi SABDOPALON. 

Aplikasi SABDOPALON merupakan pusat pelayanan administrasi bagi masyarakat desa di Kabupaten Jombang, sehingga tidak perlu datang langsung ke kantor kepala desa untuk mengurus surat kependudukan.

Penggunaan TIK dalam pembangunan Smart City di Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang merupakan gambaran kecil dari manfaat kemajuan TIK yang terjadi saat ini. Kemudahan masyarakat untuk mendapatkan segala informasi, mendapatkan pelayanan dengan cepat dan bisa berkunjung ke daerah wisata dengan mudah, bisa tercapai semua karena industri TIK terus berinovasi. Inovasi TIK tersebut akan menghasilkan kemudahan yang mengubah kehidupan kita semua.      

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/smartnation.id/public_html/wp-content/themes/disto/single.php on line 290
Translate »