Tanggal :1 July 2022

Pembuatan Coworking Space Dalam Menyambut Era Digital

Gambar 1. Design By: Sumanto

Perkembangan teknologi membuat perubahan dalam situasi bekerja, gaya bekerja sudah dapat dilakukan di mana saja, dari rumah ataupun kafe, tidak memerlukan gaya berkantor seperti pada kantor-kantor konvensional. Akhir-akhir ini fenomena munculnya coworking space menjadi salah satu solusi dalam menjawab pergeseran gaya bekerja masa kini. Coworking Space secara umum merupakan terobosan baru sebuah kantor yang didalamnya mengusung konsep kerja bersama dan kolaborasi. Coworking Space meliputi penyewaan ruang kerja yang digunakan secara bersama-sama dan terbuka dengan pengguna lainnya dengan penggunaan waktu yang fleksibel. Lebih dari sekedar berbagi ruang kerja, Coworking Space membuat tiap individu maupun kelompok dapat saling berbagi ide dan mendukung satu sama lain (Apsari, 2019).

Perkembangan perusahaan startup dan masuknya revolusi industri 4.0, terutama di kota-kota besar memungkinkan banyak pekerjaan dilakukan tanpa harus bertatap muka. Kondisi ini kemudian melahirkan tren untuk bekerja di luar kantor, atau tempat yang biasa disebut dengan coworking space. Di tempat ini, para pengunjung yang berasal dari berbagai macam profesi akan memungkinkan mereka saling berinteraksi dan berkolaborasi. Coworking space di Indonesia mulai dikenal sejak November 2010 saat Hackerspace BDG, coworking space pertama berdiri di Bandung (https://ilovelife.co.id/blog/). 

Gambar 2. Sumber : insight.mbiz.co.id

Kehadiran co-working space, menjadi ruang kerja kekinian yang mampu mengakomodasi kebutuhan pelaku ekonomi kreatif dan bisnis yang fleksibel. Sebagai alternatif dari sewa ruang di gedung perkantoran yang relatif mahal, maka coworking space diperlukan. Kebutuhan atas ruang kerja dengan konsep kolaborasi, fun dan biaya sewa yang terjangkau muncul karena banyak industri kreatif seperti UMKM, bisnis startup, remote workers dan freelance job yang membutuhkan (Apsari, 2019).

Co-working space merupakan ruang kerja yang berisi seperti shared desk, dedicated desk, privat office, dan meeting room. Fasilitas yang bisa didapat antara lain High Speed Internet, perpustakaan, loker pribadi, printing, dan sebuah mini kafe. Untuk kebutuhan khusus, tersedia juga event space yang diperuntukan untuk mengadakan acara komunitas bagi membutuhkan ruangan yang luas. Penyewaan ruangan-ruangan tersebut bisa dalam durasi per jam, per bulan dan per tahun. Ditambah lagi, co-working space yang juga memberikan fasilitas berupa alamat domisili bagi startup, untuk mempermudah perizinan usahanya (Apsari, 2019).

Gambar 3. Sumber : sleekr.com

Dengan demikian, karena sekarang sudah memasuki zaman ekonomi digital, pembuatan coworking space di beberapa kota besar Indonesia dinilai sangat penting untuk menunjang keberlangsungan masyarakat dalam menyambut era 4.0. Memberikan kemudahan kepada masyarakat apabila ada yang ingin memakai coworking sebagai base perusahaan startup ataupun hanya sekedar menggunakan coworking space untuk mengerjakan tugas, belajar, dan meeting bertemu klien.

Penulis: Sadam Khadafi | Illustratir: Sumanto

Referensi:

  1. Apsari Nurita Z. 2019. “Solo Baru Coworking Space: Pendekatan Pada Arsitektur Modern”, Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  2. https://ilovelife.co.id/blog/coworking-space-tren-bekerja-kekinian/ diakses pada tanggal 26 Oktober 2021.
  3. Roesli C, dkk., 2021. “Fenomena Coworking Space Sebagai Desain Kolaborasi Dengan Pendekatan Sibernetik”, Artikel Desain Interior Universitas Bina Nusantara.
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »