Tanggal :3 December 2022

Pelaksanaan FGD Smart City di Parapat dalam Rangka Membangun Kawasan Danau Toba Sebagai “Bali” baru Indonesia

Gambar 1. Design By: Sumanto

Tak asing mendengar sebuah tempat yang bernama Danau Toba, bukan? Yap, di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang, Berastagi dan Nias. Danau Toba merupakan satu dari lima destinasi super prioritas. Dalam rangka membangun kawasan super prioritas ini dibutuhkan sinergitas antara stakeholder terkait. Pada Rabu (1/12/2021) bertempat di Hotel Niagara, Parapat, Kabupaten Simalungun. Para stakeholder menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Master Plan Smart City pada delapan kabupaten se-Kawasan Danau Toba. 

Dalam artikel berita infopublik.com, delapan Kabupaten yang hadir dalam FGD ini yaitu Kabupaten Simalungun, Karo, Toba, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi dan Pakpak Barat. Pemerintah Kabupaten Toba mengapresiasi atas terselenggaranya Focus Group Discussion (FGD) Master Plan Smart City seperti hal nya dikatakan oleh Wakil Bupati Toba, Tonny M. “Tentu FGD ini sangat mendukung ketercapaian smart city sesuai master plan yang telah disusun oleh masing-masing kabupaten dengan melibatkan tenaga ahli dari Kementerian Kominfo RI sampai empat kali tahapan,”

Menurut Beliau, percepatan implementasi master plan smart city tersebut juga sangat dipengaruhi networking kabupaten se-kawasan Danau Toba. Forum ini akan menghasilkan output berupa master plan yang dikerjakan secara bersama-sama dan berkolaborasi untuk memberikan dampak yang menguntungkan kepada masing-masing kabupaten se-kawasan Danau Toba. 

Gambar 2. Sumber : www.republika.co.id

Sementara itu dalam berita mediaindonesia.com, Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi berharap Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dapat menjadi Bali baru di Indonesia. Turut hadir dan menandatangani Piagam Smart City yaitu Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI, Bambang Dwi Anggono, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kementerian PAN-RB Cahyono Tri Birowo. Selain itu, forum tersebut diikuti oleh tim smart city dari smart governance, smart economy, smart living, smart branding, smart environment serta smart society dari delapan kabupaten di kawasan Danau Toba serta perwakilan Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara.

Perwakilan dari tenaga ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk kawasan Toba, Barry Simorangkir menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika yang telah memberikan kepercayaan sebagai pembimbing smart city di kawasan Danau Toba. Hal itu untuk memastikan agar pelaksanaan master plan smart city dapat tersusun dengan baik. 

“Sesuai dengan komitmen bersama untuk kemajuan bersama secara kolektif kawasan super prioritas kawasan nasional Danau Toba, maka komitmen tersebut harus kita terjemahkan  dalam program kawasan. Kita juga mengetahui di masa pandemi saat ini kita seharusnya banyak melahirkan kemudahan dalam kehidupan kita,” kata Barry. 

Gambar 3. Sumber : gaetlokal.id

“Kolaborasi dan kerjasama serta saling menguntungkan antar delapan kabupaten di kawasan Danau Toba ini perlu tergambar dalam FGD kawasan ini, karena kegiatan ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi kawasan Danau Toba untuk merespon kesiapan KSPN ke depan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Deputi  Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Cahyo Tri Wibowo menjelaskan bahwa pembangunan kawasan tidak lagi terletak di instansi atau pemerintah daerah akan tetapi merupakan  pembangunan kolaborasi antar semua pihak. 

Salah satu aspek dalam smart city di dalam Departemen Kemenpan berkaitan dengan smart governance. Smart governance ini dalam rangka regulasi sistem pemerintahan berbasis elektronik, semua instansi pemerintah baik pusat dan daerah bisa berkolaborasi satu dan lainnya untuk mewujudkan smart governance yang memastikan layanan publik dapat tercapai.

“Komitmen kami bersama Kemenkominfo, smart city ini dapat berjalan di kawasan Danau Toba,” pungkasnya.

Penulis: Sadam Khadafi | Illustrator: Sumanto

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »