Tanggal :9 December 2022

Otomatisasi Proses Robotik, Sudah Tahu Belum?

Penggunaan robot yang membantu pekerjaan manusia di pabrik | Sumber: The Motley Fool

Robotic Process Automation (RPA) atau otomatisasi proses robotik adalah teknologi software yang memudahkan untuk membangun, menyebarkan, dan mengerjakan sesuatu layaknya manusia. Robot ini meniru tindakan manusia yang berinteraksi dengan sistem dan perangkat lunak digital, robot juga dapat melakukan hal-hal seperti memahami apa yang ada di layar, menyelesaikan penekanan tombol seperti manusia, navigasi sistem, mengidentifikasi dan mengekstrak data, serta melakukan berbagai tindakan yang ditentukan.

Robot perangkat lunak melakukan pekerjaan berulang dan bernilai rendah seperti masuk ke aplikasi dan sistem, memindahkan file dan folder, mengekstraksi, menyalin, dan memasukkan data, mengisi formulir, dan menyelesaikan analisis dan laporan rutin. Robot tingkat lanjut bahkan dapat melakukan proses kognitif seperti menafsirkan teks, terlibat dalam obrolan dan percakapan, memahami data yang tidak terstruktur, dan menerapkan model pembelajaran mesin tingkat lanjut untuk membuat keputusan yang kompleks.

Robot sebagai asisten rumah tangga yang membantu meringankan pekerjaan manusia di rumah | Sumber: The Motley Fool

Teknologi RPA yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari adalah proses transaksi pembayaran di jalan tol dan parkiran. Selain itu, di sektor yang membutuhkan operasi  intensif  dan  besar,  RPA  juga dapat digunakan  sebagai  pekerja  virtual, membantu  manusia dalam mengerjakan tugas  harian dan berulang.

Perusahaan-perusahaan dapat mengotomasi banyak proses berulang, baik di front office maupun back office sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas agar lebih kompetitif. Adanya RPA dapat membantu sebuah perusahaan mengkonfigurasi perangkat lunak atau software untuk menangkap dan menafsirkan aplikasi dalam memproses transaksi, memanipulasi data, memicu respon dan berkomunikasi dengan sistem digital lainnya. Robotic Process Automation (RPA) mampu mengerjakan pekerjaan berulang lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan manusia.

Pada sebuah case study yang dikeluarkan oleh Infosys, implementasi RPA dapat menghasilkan penurunan Full Time Equivalent (FTE) sebesar 50%, dan menurunkan pekerjaan manual sebesar 58%. Aktivitas bot akan direkam dan disimpan dalam manajemen log yang tersedia, dan dari data- data tersebut dihasilkan bahwa dengan robot dapat meningkatkan waktu proses mencapai 70%.

Menurut Kamu, berapa persen kemungkinan RPA mengganti beberapa pekerjaan yang biasa dilakukan oleh manusia?

Penulis: Mia Patricia | Ilustrator: Rizky Sabilurrasyid

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »