Tanggal :2 July 2022

Muba Targetkan Peningkatan Grade Smart City dengan Menampilkan 6 Program Unggulan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba melaksanakan Bimbingan Teknis Tinjauan Lapangan (Field Evaluation) Smart City pada Rabu (16/6/2021) di Ruang Rapat Serasan Sekate untuk memaksimalkan rangkaian dari penilaian smart city tahun 2021.

Bimtek dihadiri oleh Dewan Smart City Kabupaten Musi Banyuasin, tim Pelaksana Smart City Kabupaten Musi Banyuasin, Direktur Sekolah Tinggi Ekonomi Rahmaniyah Sekayu, Direktur Politeknik Sekayu, serta Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Muba. Pembimbing Smart City Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Hari Kusdaryanto, Chief Strategic Officer Citiasia Inc, Smart City Expert menjadi narasumber virtual pada bimtek kali ini .

Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi membuka acara dengan menyampaikan gerakan 100 smart city bertujuan untuk membimbing kabupaten/kota dalam menyusun masterplan smart city agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Hadirnya narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, harusnya dapat menjadi semangat tersendiri bagi kita. Meskipun bimbingan disampaikan secara virtual namun diharapkan kita semua mampu mendorong pemerintah daerah untuk lebih maju lagi dalam mewujudkan smart city di Kabupaten Musi Banyuasin”, lanjutnya.

Kegiatan smart city adalah salah satu prioritas pembangunan daerah dalam rangka mewujudkan visi Muba Maju Berjaya 2022 yaitu menjadikan Musi Banyuasin sebagai kabupaten cerdas yang hijau, kreatif, inovatif berdaya saing dan terdepan. Guna mendukung terwujudnya Muba Maju Berjaya 2022, smart city menjadi faktor penting dalam pelaksanaan pembangunan dan pemberian pelayanan publik di Kabupaten Musi Banyuasin.

Implementasi smart city ini diharapkan agar pengelolaan kabupaten akan lebih berkelanjutan dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi serta inovasi yang diarahkan untuk melakukan perbaikan kinerja, peningkatan efisiensi dan partisipasi masyarakat, sehingga dapat terwujudnya kehidupan masyrakat yang lebih aman, nyaman dan sejahtera.

Selama Muba masuk kedalam bagian smart city sejak tahun 2018 telah banyak progam inovasi yang terlaksana, dan selalu di evaluasi untuk setiap tahunnya. Drs. H. Apriyadi, M.Si berharap pada tahun 2021 dengan implementasi 6 progam unggulan Pemerintah Kabupaten Muba dapat menaikan grade dalam penilaian dan menjadi yang terdepan.

Dalam rangka mewujudkan smart city di Indonesia, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba Herryandi Sinulingga AP mengatakan, Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian PPN/ BAPPENAS, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian PANRB dalam menyelenggarakan program menuju smart city.

Bimbingan Teknis Tinjauan Lapangan Smart City ini menjadi salah satu agenda dalam melakukan bimbingan terhadap segenap unsur pemerintah daerah yang terlibat agar mengetahui, mengerti, memahami dan dapat mengaktualisasi program smart city secara nyata serta melakukan pemeriksaan kembali terhadap hasil evaluasi yang diperoleh pada kurun waktu tahun 2018 – 2021 dengan melakukan kunjungan langsung ke lapangan secara daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan bimtek dan evaluasi lapangan ini dilakukan selama dua hari yaitu pada tanggal 16 Juni dan 17 Juni 2021.

Tinjauan lapangan dilakukan pada beberapa titik dari 6 program unggulan yaitu, smart governance, Pesona Mas Pandu di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kantor Camat Lawang Wetan; smart economy, Peremajaan Sawit Rakyat di Kantor Dinas Perkebunan Kecamatan Sungai Lilin dan Kecamatan Keluang; smart living, Sirene Muba di Kantor Dinas Kesehatan; smart environment, Bank Sampah Mart di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Bank Sampah Prima Sekayu; smart society, Aplikasi I MUBA di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; smart branding, di Kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata.

Hari Kusdaryanto berpendapat bahwa Kabupaten Musi Banyuasin sejak 3 tahun lalu telah menjadi kabupaten yang smart dengan menciptakan berbagai inovasi yang tertuang pada setiap programnya, Kabupaten Musi Banyuasin juga memiliki komitmen dan infrastruktur yang baik. Satu dari enam program unggulan yang telah di sampaikan memiliki anugerah alam bagi Muba yaitu pada smart economy dengan program Peremajaan Sawit Rakyat/Replanting, karena program tersebut tidak dapat ditemukan di kabupaten/kota lainnya. Tentu kelebihan ini harus dilakukan secara kolaborasi agar memiliki hasil yang maksimal.

“Semoga Kabupaten Muba dapat meningkatkan grade penilaian sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Pemerintah. Evaluasi ini kita lakukan sebanyak 2 kali dalam setahun, dan untuk evaluasi akbar nya akan dilaksanakan pada bulan November 2021.” ucap Hari Kusdaryanto sebagai narasumber.

Penulis : Ali Akbar

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »