Tanggal :26 September 2022

Mengenal Taksi Terbang Startup Jerman, Seperti Apa Ya?

Perkembangan layanan transportasi semakin hari kian canggih. Di Indonesia, taksi di daratan paling keren belakangan ini adalah mobil mewah semacam Toyota Alphard atau lainnya. Berbeda dengan Indonesia, Lilium yang merupakan perusahaan teknologi asal Jerman melalui penggabungan dengan perusahaan akuisisi khusus atau Special Purpose Acquisition Company (SPAC) bersama Qell Acquisition akan go public di bursa Nasdaq dengan menarik perhatian publik karena mengembangkan teknologi yang tak biasa, bahkan sangat ultramodern. Lilium akan membuat proyek transportasi udara berupa taksi terbang, layaknya di film science-fiction.

Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan prototipe pesawat berkapasitas lima kursi. Ke depannya, taksi terbang tersebut akan mengangkut lebih banyak penumpang seiring dengan berkembangnya bisnis perusahaan. Kemudian, Lilium memperkenalkan pesawat listrik tujuh kursi baru yang digadang-gadang sebagai layanan taksi terbang antar kota pada tahun 2025. Jenis pesawat yang dikembangkan akan bertenaga listrik serta nantinya pesawat ditujukan untuk penerbangan singkat di dalam kota atau antar kawasan.

Sumber: oto.detik.com

Jet yang memiliki tujuh tempat duduk yang baru akan memiliki kecepatan jelajah 175 mph pada ketinggian 10.000 kaki dan jangkauan penerbangan hingga 250 km, taksi super cepat  ini nantinya akan memiliki kecepatan tertinggi sebesar 186 mph dan jangkauan wilayah hingga 300 km. Selain itu, Lilium menggunakan vektor dorong yang biasa digunakan oleh roket luar angkasa dan jet tempur untuk memungkinkan gerakan vertikal dan horizontal pada jet.

Investasi Lilium Aviation senilai $ 25 juta di Orlando akan menciptakan 143 pekerjaan pada tahun 2025. Menurut Bizjournals, Orlando menawarkan potongan pajak kepada perusahaan Jerman tersebut senilai $ 831.250 selama sembilan tahun. Mereka memperkirakan bahwa dapat menghasilkan pendapatan hingga $ 1,7 juta pada dampak ekonomi dalam sepuluh tahun.

Untuk dapat beroperasi, perusahaan harus melewati beberapa tahapan sertifikasi. Hingga saat ini, Lilium telah mengajukan permohonan sertifikasi dengan Administrasi Penerbangan Federal AS pada 2018 dan membutuhkan waktu beberapa tahun untuk menyelesaikannya. Perusahaan juga telah mengajukan permohonan dengan EASA Eropa untuk sertifikasi. Jika taksi terbang ini terealisasi mengudara pada 2025, apakah Smart People berminat mencobanya?

Penulis : Wanda Marissa | Ilustrasi : Arsy Eric

Referensi:

  1. https://gizmologi.id/news/tech/lilium-taksi-terbang-jerman/
  2. https://faktualnews.co/2020/11/08/mengenal-taksi-udara-yang-digagas-lilium-aviation/241942/
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »