Tanggal :21 May 2022

Inovasi SmarTernak Menjadi Solusi di Bidang Peternakan

Gambar 1. Design by: Sumanto

Di era industri 4.0. tak asing bila kita mendengar sesuatu yang mengarah pada inovasi atau kolaborasi berbasis teknologi. Banyak sekali inovasi digital yang lahir pada era ini, seperti artikel kemarin yang membahas Urban Farming, yang notabene membahas tentang pertanian. Nah, pada artikel kali ini kita akan mengulas inovasi digital di bidang peternakan nih yakni SmarTernak. Tentu nya untuk beberapa orang awam masih bertanya-tanya apa sih SmarTernak itu? Sebelum semakin jauh pertanyaan tersebut, kita flashback terlebih dahulu yuk!Jadi, dilansir Liputan6.com, SmarTernak itu sudah ada dari tahun 2019 dan akan terus berkembang seiring dengan permintaan di kalangan peternak. 

Para peternak seringkali mendapatkan beberapa masalah ketika mengurus hewan-hewan ternaknya, termasuk sapi. Informasi-informasi mengenai hewan ternak seperti jarak, kesehatan, dan tingkah laku mereka cukup rumit untuk didapatkan. Melihat permasalahan tersebut, ada beberapa perusahaan teknologi berbasis IoT yang sudah memberikan solusi ke para peternak tersebut. Salah satu contohnya yakni DycodeX, perusahaan developer ini menciptakan SmarTernak untuk membantu peternak mengurus hewan ternaknya. 

Gambar 2. Sumber : www.liputan6.com

Mengutip dari berita dailysocial.id, Solusi SmarTernak berupa perangkat precision livestock farming (PLF), Dilengkapi dengan konektivitas Low Power Wide Area (LPWA) dengan menggunakan LoRa atau NB-IoT. Fitur-fitur yang ditawarkan mencakup fitur pelacakan hewan ternak, mendeteksi aktivitas hewan ternak, estimasi kesehatan hewan ternak, hingga membaca kondisi lingkungan hewan ternak. Data-data tersebut dipancarkan secara real time dan dapat dipantau melalui aplikasi yang ada di perangkat mobile. Sukriansyah, selaku Hardware Designer DycodeX menjelaskan bahwa SmarTernak memiliki bentuk seperti kalung berukuran 79x79x11mm yang bisa dipasang di leher hewan ternak.

“Bentuknya yang seperti kalung dan bisa dikenakan di leher hewan ternak, tidak akan mengganggu pergerakan maupun mental dari hewan ternak itu sendiri,” ujarnya di Indonesia Long Range Conference (IDLoRaCon) 2019 yang digelar di Function Hall Studio 6 Emtek City, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Gambar 3. Sumber : m.brilio.net

Bagaimana sistem kerja dari SmarTernak tersebut? Seperti dilansir Liputan6.com, Di dalam SmarTernak terdapat sebuah tracker yang mengumpulkan data-data dari hewan ternak. Dengan menggunakan teknologi LoRa/LoRaWAN, alat ini dapat mengumpulkan data dari jarak sampai dengan lima kilometer. Data-data tersebut akan terkumpul di cloud dan divisualisasikan melalui situs web dan aplikasi smartphone.

Inovasi digital ini menjadi solusi bagi peternak karena lebih mudah untuk memantau kegiatan ternak, berat hewan ternak, hingga kondisi kesehatan hewan ternak. 

Penulis: Sadam Khadafi | Illustrator: Sumanto

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »