Tanggal :21 May 2022

Indonesia Jadi Kunci Poros Martim Dunia Melalui Smart Maritime

Gambar 1. Design by: Sumanto

Pandemi Covid-19 telah mempercepat terbangunnya smart society yang berbasis revolusi teknologi cerdas  yang semuanya mengandalkan transformasi digital dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penerapan teknologi pun perlu semakin diperluas, terutama di bidang maritim dan pertanian. 

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia masih memiliki peluang yang sangat luas untuk memaksimalkan potensinya. Tercatat bahwa baru 10 persen kekayaan maritim Indonesia yang hasilnya dinikmati oleh negara dan segenap penduduknya. Sementara potensi ekosistem lautan dan perairan pun masih menunggu untuk dimanfaatkan sepenuhnya dalam perjalanan Indonesia menuju Industri 4.0, selaras dengan visinya untuk menjadi Poros Maritim Dunia.

Upaya mewujudkan strategi Poros Maritim Dunia yang dicanangkan pemerintah tidak lepas dari pemanfaatan teknologi mutakhir dan cerdas.

Pelaksanaan upaya tersebut menjadi bahasan pokok pada webinar yang bertema Recover Together and Recover Stronger: Technology Audit for Smart Maritime and Smart Agriculture pada tanggal 26 Januari 2022, diselenggarakan oleh IATI dan KORIKA.

Ajang ini pun didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Huawei.

Huawei bersama mitranya Pilot National Library for Marine Science and Technology (Qingdao) dan Highlander Digital Technology turut memberikan informasi mengenai pemanfaatan teknologi Smart Maritime yang sebelumnya telah diimplementasikan di Tiongkok.

Teknologi ini memiliki sejumlah kapabilitas, antara lain pemetaan laut, pemrosesan informasi yang berhubungan dengan kelautan, platform big data dan AI khusus maritim, dan platform aplikasi pintar.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan penerapan transformasi digital adalah sebuah opsi yang harus dipilih setiap kementerian dalam meningkatkan kinerja dan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Keberhasilan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan menjadi bagian tidak terpisahkan dari budaya kerja dan membawa manfaat bagi masyarakat luas. Untuk itu, kerja sama antara pemerintah dan berbagai pihak di bidang teknologi sangat dibutuhkan dalam pembangunan kelautan dan perikanan, seperti yang dilakukan melalui acara yang bergengsi ini,” katanya.  

Mari kita dukung implementasi smart maritime ini agar laut NKRI terus menjadi poros maritim dunia. 

Bagaimana tanggapanmu mengenai kebijakan ini? Tulis di kolom komentar ya!

Penulis: Sadam Khadafi | Illustrator: Sumanto

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »