Tanggal :2 July 2022

Hobi yang Dibayar: Popularitas Streamer Game dalam Industri Digital

Gambar 1. Design By: Sumanto

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas perkembangan industri e-Sports dan peran komunitas e-Sports. Nah pada artikel kali ini sejalan dengan artikel di atas mengenai Streamer game yang beberapa tahun lalu hingga saat ini masih eksis di industri digital. Streamer game muncul karena ada platform yang berlomba-lomba memberikan fasilitas live streaming seperti Nimo TV, Youtube, Twitch, Facebook dan lain sebagainya. Platform yang dimaksud merupakan sebuah penyedia situs dan/atau aplikasi yang digunakan sebagai tempat live streamer dapat melakukan live streaming kepada para penontonnya. 

Sebagai bentuk multimedia interaktif berbasis internet, live streaming sebenarnya telah berkembang pesat dan populer di seluruh dunia sejak tahun 2011. Kemunculan platform game streaming diawali oleh platform Twitch lalu disusul oleh pesaingnya saat itu adalah Youtube Gaming di tahun 2015 dan berlanjut hingga sekarang adanya Nimo TV dan Facebook Gaming. Berkat kepopulerannya, dalam beberapa kasus ditemukan banyak orang yang justru lebih suka menonton dibandingkan harus melakukan kegiatan yang dia tonton, seperti misalnya bermain online game. Live streaming memang menawarkan interaksi antar manusia secara real time antara streamer dan penontonnya.

Seringkali kita menemukan streamer yang dibayar oleh sebuah platform yang dimainkan, salah satunya Nimo TV. Di Dalam konteksnya, seorang streamer dijatah perbulan dalam kalkulasi 60-90 Jam untuk live streaming, perhitungan Watch Hour Rate tersebut lah yang membuat streamer mendapatkan uang. Selain itu, cara mendapatkan tambahan uang yaitu mencantumkan link Sociabuzz (salah satu platform untuk mengirimkan uang dari penonton, istilahnya berdonasi kepada streamer tersebut) mereka ke deskripsi box Youtube, Twitch maupun Nimo TV.  

Gambar 2. Sumber : hybrid.co.id

Dilansir dari British Esports Association, yang dikutip dari Hybrid.co.id, Streamer game disebut sebagai seorang yang merekam permainan game, lalu menayangkan secara langsung melalui platform live stream. Unsur live yang menjadi pembeda antara streamer dengan content creator/ Youtuber. Jika content creator harus melewati proses editing video agar kontennya menarik, streamer tidak melalui proses editing video karena konten yang disajikan sifatnya tayangan langsung.  Streamer biasanya punya skala yang kecil, dengan hanya seorang individu menampilkan wajah, personalitas, dan keahliannya bermain game di dalam platform berbagi video demi memberi hiburan kepada para penontonnya.

Gambar 3. Sumber : nextren.grid.id

Banyak sekali para streamer game ini dari kalangan profesional player e-Sports, tentu saja membuat dunia digital dan industri e-Sports berkembang pesat sampai saat ini. terlebih dengan adanya pandemi yang mengharuskan masyarakat untuk berkegiatan di dalam rumah. 

Penulis: Sadam Khadafi | Illustrator: Sumanto

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »