Tanggal :14 August 2022

Festival Film Hybrid Masih Akan Menjadi Tren Hingga 2022

Design by: Arsy Eric

Festival film yang digelar secara hibrida diprediksi masih akan menjadi tren selama 2022 mendatang. Akses teknologi digital yang makin mudah menjadi alasan bagi festival  hibrida sangat mungkin untuk dilakukan.

Hikmat selaku Board Festival Film Internasional Madani (MIFF) 2021 mengatakan bahwa pandemi dan akselerasi digital memberi pelajaran bagi penyelenggara festival film. Platform digital akan terus dimasukkan ke dalam bagian dari penyelenggaraan karena ada banyak hal yang bisa dijangkau lewat bantuan digitalisasi.

Menurut Hikmat, hal tersebut menjadikan festival film sebagai wadah yang lebih inklusif baik bagi ekosistem perfilman nasional pada umumnya, atau bagi masyarakat umum. Festival tak hanya dibuat ‘untuk orang film’, namun festival film merupakan sebuah  platform kebudayaan. Bukan hanya gelombang massa, namun beragam kepentingan pun dapat diakomodasi. Inklusif itu harus dikonkritkan, bukan hanya menjadi sebuah value.

Sependapat, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Hilmar Farid mengatakan tren penyelenggaraan festival film secara hibrida sangatlah mungkin, mengingat masyarakat sudah mulai terbiasa dengan kegiatan di ruang digital.

Saat ini, masyarakat sudah menjadikannya kultur baru bahwa mengikuti festival itu tidak harus hadir secara fisik, tapi bisa mengakses melalui beberapa saluran. Nah, apakah Smart People tertarik untuk mengikuti festival film secara hybrid.

Penulis: Wanda Marissa | Ilustrator: Arsy Eric

Referensi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »