Tanggal :2 July 2022

45 Daerah Masuk Nominasi Indonesia Smart Nation Award (ISNA)

JAKARTA – Sebanyak 45 daerah masuk nominasi Indonesia Smart Nation Award (ISNA). Penetapan ini didasarkan atas indeks kematangan daerah pintar yang dilakukan Citisia Center for Smart Nation.

Founder dan Chairman Citiasia, Cahyana Ahmadjayadi, mengatakan indeks ini mengukur kondisi 34 provinsi, 412 kabupaten, dan 93 kabupaten se-Indonesia berdasarkan data yang terpublikasi dari berbagai sumber. Selain itu didasarkan pada komponen yang ada di daerah dengan melihat baik tidaknya dari faktor fisik ataupun nonfisik. Menurut dia, yang menjadi kelebihan dari studi tentang pengindeksan daerah ini karena telah memanfaatkan metode big data analytic .

Ini telah dikembangkan Citiasia Inc yang disebut sebagai Big CAT . ”Ini yang memungkinkan diolahnya data yang berskala masif dan beragam secara cepat dan akurat,” katanya di Jakarta kemarin. CEO Citiasia, Inc, Faridh Subkhan, menambahkan bahwa mereka melakukan analisis terhadap data seluruh daerah di Indonesia. Data itu diambil dari kementerian/lembaga, statistik seluruh daerah, web resmi pemerintah daerah (pemda), dan analisis 72 media cetak nasional dan lokal serta 100 media online .

”Indeks kematangan daerah pintar pada dasarnya dihitung dari dua indeks penyusunan, yaitu indeks kesiapan menuju daerah pintar dan indeks kinerja daerah pintar,” ungkapnya. Nominasi indeks daerah pintar dibagi menjadi beberapa kriteria, di antaranya kabupaten besar, yakni sebanyak 54 kabupaten dengan populasi lebih 1 juta jiwa. Nominenya adalah Kabupaten Bandung, Banyuwangi, Bogor, Sleman, dan Tangerang. Adapun kabupaten menengah sebanyak 127 kabupaten dengan populasi 300.000-1 juta jiwa.

Nominenya Badung, Bantul, Boyolali, Gianyar, dan Semarang. Lalu kabupaten kecil, yakni sebanyak 231 kabupaten dengan populasi kurang dari 300.000 jiwa. Nominenya Kabupaten Bintan, Klungkung, Lampung Barat, Mukomuko, dan Pohuwato. Untuk kota besar, terdapat 18 kota dengan populasi lebih dari 800.000 jiwa. Nominenya Kota Bandung, Bekasi, Depok, Semarang, dan Surabaya. Kota menengah sebanyak 34 kota dengan populasi 200.000- 800.000. Nominenya Balikpapan, Cimahi, Cirebon, Yogyakarta, dan Surakarta. Adapun kota kecil sebanyak 41 kota dengan populasi kurang dari 200.000 jiwa.

Nominenya Kota Batu, Blitar, Bontang, Madiun, dan Pasuruan Sementara provinsi besar ada 11 provinsi dengan populasi lebih dari 5 juta jiwa. Nominenya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Provinsi menengah sebanyak 14 provinsi dengan populasi 2 juta-5 juta. Nominenya Aceh, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat.

Kategori provinsi kecil sebanyak sembilan provinsi dengan populasi kurang dari 2 juta. Nominenya Bengkulu, Bangka Belitung, Gorontalo, Kepulauan Riau, dan Maluku. Sementara itu, Ketua Dewan Juri ISNA 2015 Eko Indrajit menegaskan bahwa indeks ini berguna untuk memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi suatu kota, kabupaten, provinsi dalam sebuah ukuran yang mudah untuk dipahami.

Menurut dia ini suatu hal yang baru dalam melakukan pengindeksan di Indonesia. ”Selain komprehensif dan holistik, ini pertama kalinya kita menggunakan teknologi dalam pengindeksan,” paparnya.

Sumber
Read More

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »